Jumat, 28 Juni 2013

Workshop Menulis Bareng Jaringan Asah Pena



Menulis adalah salah satu cara dalam pengungkapan ide-ide kepada khalayak ramai. Disamping sebagai bentuk kreativitas pikiran, menulis juga merupakan salah satu aktivitas yang sedang maraknya dibicarakan masyarakat terutama kalangan pendidikan seperti guru. Karena adanya peraturan pemerintah yang mengharuskan seorang guru menulis buku baik itu fiksi maupun non fiksi untuk kenaikan pangkat.

Oleh karena itu, salah satu wadah kepenulisan di Batusangkar, Jaringan Asah Pena turut mengambil peran dalam mewujudkan impian para penulis-penulis pemula yang ingin mahir menulis dan mempublikasikan karyanya. Mengingat wadah kepenulisan di Batusangkar masih belum terpromosikan dengan baik sehingga Jaringan Asah Pena mencoba menawarkan kesempatan yang langka ini dengan mengadakan Workshop Menulis Buku dalam 1 Jam. Hal ini terlihat masih banyak kalangan penulis tidak tahu kemana harus mengkonsultasikan karyanya. Ini terbukti dari antusiasme peserta Workshop yang diadakan hari Rabu, 5 Juni 2013 di Auditorium STAIN Batusangkar.

Workshop yang didalangi oleh empat orang Mahasiswi dan Presiden Jaringan Asah Pena ini berjalan dengan sukses. Kegiatan ini dalam perencanaan akan diadakan pukul 08.00 pagi sempat molor satu jam karena menunggu pemateri yang sedikit terlambat. Akan tetapi hal ini tidak mengurangi antusias peserta dalam menunggu kehadiran pemateri workshop.

Tepat pukul 09.00 WIB, acara Workshop resmi dibuka oleh pembawa acara. Acara diawali dengan perkenalan pemateri satu per satu. Pemateri pertama yaitu Muhammad Muhsin Lahajji, penulis Novel Perjalanan Menuju Langit (PML) yang berasal dari Kota Arang, Sawahlunto. 


Dilanjutkan dengan Pemateri Kedua Zuraini Juita atau lebih dikenal dengan Phalosa Aini, penulis Buku Kekasihku, Saranghae Yo yang merupakan Mahasiswi STAIN Batusangkar, Jurusan Tadris Matematika. 


Terakhir, Ahmad Kindi, Penulis Buku Cinta Dakwah dan beberapa buku lainnya, yang merupakan Presiden Jaringan Asah Pena.


Setelah penyampaian Curriculum Vitae masing-masing pemateri pembawa acara langsung memberikan kesempatan kepada masing-masing pemateri untuk menyampaikan jurus-jurus jitu dalam menulis. 
Diawali dengan Muhammad Muhsin Lahajji, penulis muda dari Kota Sawahlunto ini memulai penyampaian materi dengan sangat apik sehingga peserta bersemangat dalam menikmati sajian-sajian yang diberikan pemateri. Muhsin mulai menceritakan bagaimana proses awal dalam penulisan novelnya, kemudian berbagi tips menulis serta bagaimana menerbitkan karya agar mempunyai nilai jual. 

Menurut Muhsin, dalam menulis hal dasar yang perlu diingat adalah menulislah dengan hati. Karena segala sesuatu yang dikerjakan dengan hati dan penuh cinta akan memberikan efek yang luar biasa termasuk menulis. Hal ini telah dibuktikannya melalui Novel PML karyanya. Muhsin juga menjelaskan bagaimana naskah kita tembus penerbit besar seperti Gramedia, Tiga Serangkai, dan lainnya. Namun, semua itu tidak terlepas dari usaha keras dan perjuangan tiada henti untuk mempublikasikan karya.

Satu jam adalah waktu yang singkat untuk bercerita namun tongkat estafet harus diberikan kepada pemateri kedua, Phalosa Aini. Penulis buku Kekasihku, Saranghae yo ini mulai menceritakan bagaimana dia bisa tersesat dalam dunia literasi. Padahal awalnya dia tidak mempunyai kemampuan atau bisa dikatakan dia tidak begitu berminat menulis. Dia secara gamblang mengatakan kalau dia selalu mengeluh ketika pelajaran mengarang sewaktu dia di Sekolah Dasar dulu. 

Namun, seiring berjalannya waktu dia mulai berpikir kalau dia tidak menulis apa yang bisa dia wariskan untuk anak cucunya nanti. Dia tidak bisa menjamin akan meninggalkan harta yang banyak karena harta tidaklah kekal. Akhirnya dia merintis impiannya dengan mencoba menulis cerpen dan beberapa puisi. Diakuinya dia mengalami kesulitan dalam menulis puisi ketimbang cerpen. 

Inspirasi dalam menuangkan ide-ide sering ia dapat setelah membaca novel, buku-buku motivasi atau setelah menonton film. Dia percaya dengan The Power of Dream, sesuai dengan motto hidupnya bermimpilah, lalu wujudkan dengan anggun. Setelah melewati lika-liku yang panjang akhirnya dia mampu menelurkan lima buah buku semenjak tahun 2011 hingga sekarang. Dari lima buku tersebut, satu buku dia tulis sendiri dan empat lainnya merupakan antologi yang dia garap bersama teman-temannya di dunia maya. Kelima buku tersebut adalah
1.      Kekasihku, saranghae yo (Phalosa Publishing, 2013)

2.      99 Pesan Kerinduan untuk Presiden (Leutika Prio, 2011)

3.      A Thousang of Hallyu (Wehzhu Pubslihing, 2012)

4.      Writing Dream (Leutika Prio, 2011)

5.      Tuhan, Sampaikan Cintaku (Leutika Prio, 2011)

Meski telah mempunyai beberapa karya namun dia masih mempunyai impian untuk melahirkan sebuah novel yang inspiratif seperti Novel PML, ujarnya. Dia berpesan kepada penulis pemula jangan pernah patah semangat dalam menulis karena menulis itu butuh kesabaran dan pengorbanan. Dan ketika karya kita telah terbit jangan berhenti sampai disitu karena untuk menjadi penulis yang professional butuh proses. Kemudian dia juga berbagi pengalaman sepanjang proses penerbitan bukunya tidaklah berjalan dengan mulus. Bagaikan mendaki gunung kita juga akan melewati batu cadas yang curam. 

Dia menceritakan pernah mendapat pujian ketika buku-bukunya terbit akan tetapi bukunya pernah dipandang sebelah mata karena diterbitkan secara indie. Baginya komentar negatif itu perlu untuk mendongkrak motivasi kita untuk menjadi lebih baik. Disinilah kita menunjukkan bahwa seorang penulis itu berjiwa besar. Siap menerima kritikan dari semua pihak. Phalosa percaya kekuatan tangan Tuhan dalam mewujudkan mimpi-mimpi kita. Begitulah dia memotivasi para peserta workshop dengan lantangnya di atas panggung.

Usai pemberian materi dari Phalosa Aini, dilanjutkan oleh Presiden Jaringan Asah Pena, Ahmad Kindi. Penulis Buku Menjadi Kaya Raya dalam 5 Menit ini memulai aksinya dengan penuh semangat. Awalnya Ahmad Kindi menyuruh peserta berdiri dan melakukan beberapa gerakan untuk meregangkan otot-otot mereka karena sudah dua jam para peserta duduk mendengarkan materi. Kemudian dia mulai bercerita bagaimana menulis buku dalam waktu 30 hari, kemudian bagaimana menulis buku dalam satu hari. Dia menyampaikan tips dan trik menulis untuk penulis pemula. Dan banyak motivasi menulis yang membuat peserta semakin semangat untuk menulis.

Terakhir, Ahmad Kindi memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktekkan ilmu yang mereka dapat dengan menuliskan sebuah cerpen atau puisi. Langsung ACTION! Diakhir acara, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi seputar kepenulisan.

Acara yang direncanakan hingga pukul 12.30 tersebut molor hingga pukul 14.30. Hal ini dikarenakan keasyikan peserta menikmati suguhan dari pemateri. Akan tetapi diskusi tidak berakhir sampai disana karena masing-masing pemateri memberikan kesempatan kepada peserta untuk diskusi lanjutan dengan menghubungi pemateri melalui facebook, twitter maupun email.

Kemudian peserta mendapatkan doorprize bagi karya yang dipilih oleh ketiga pemateri. Masing-masing pemateri menggawangi satu tulisan plus komentar kenapa memilih karya peserta tersebut sehingga tampak kriteria pemilihannya. Peserta yang karyanya terpilih akan mendapatkan buku masing-masing satu buah dan plus satu CD yang berisi tiga buah materi Hypnotic Writing Edisi Bahasa Inggris.









Jumat, 31 Mei 2013

AnalisiS Real


BAB II
BILANGAN riil

Pada pembahasan ini kita akan mendiskusikan struktur aljabar pada sistim bilangan riil. Rumusan ini dicobakan melalui daftar dari sifat-sifat dasar penjumlahan dan perkalian. Daftar ini mewujudkan semua hal yang perlu dari sifat aljabar bilangan real.  Menurut pengertian terminology, aljabar merupakan sebuah sistem dari bilangan real yang disebut group / bidang yang terfokus pada penjumlahan dan perkalian. Sifat tersebut dijelaskan pada poin 2.1.1 yang disebut aksioma bidang.
Melalui sebuah operasi biner sebuah himpunan F, kita masukkan pada sebuah fungsi B dengan domain FxF dan range di F. Kemudian sebuah operasi biner dihubungkan dengan masing-masing pasangan (a,b)  elemen himpunan F sebuah anggota unikb (a,b) di F.

2.1.1 Sifat – sifat aljabar Bilangan Riil

Pada himpunan bilangan riil terdiri dari dua operasi biner, dinotasikan + dan  atau disebut dengan penjumlahan dan perkalian. Operasi ini mengikuti beberapa sifat :


(A1)               a + b = b + a    " a, b Î R ( sifat penjumlahan komutatif)
(A2)               (a + b) + c = a + (b + c)   " a, b, c Î R ( sifat penjumlahan asosiatif)
(A3)                               terdapat elemen 0 Î R sehingga 0 + a = a dan a + 0 = a   " a  Î R (keberadaan elemen 0)
(A4)               " a Î R $ -a Î R sehingga a + (-a) = 0 dan (–a) + a = 0
(M1)               a . b = b . a " a, b Î R ( sifat perkalian komutatif)
(M2)               (a . b) . c = a . (b . c) " a, b, c Î R ( sifat perkalian asosiatif)
(M3)               terdapat elemen 1 di R dengan 1 , sehingga  berlaku 1 . a = a dan a. 1 = a
(M4)               " a ¹ 0 Î R $ elemen  di R, sehingga
(D)                
(distributif)
Semua sifat ini harus dikenal oleh pembaca. Poin terpenting dari sifat-sifat diatas adalah semua teknik dan perkalian dari aljabar dapat dibagi dari 9 sifat. Untuk menjelaskan hal tersebut membutuhkan waktu yang lama dan kita tidak akan membahasnya sekarang, tetapi mengandung pelajaran bagaimana pembuktian dari proses yang dilakukan. Untuk menjelaskan dasar dari pengertian dari sifat-sifat diatas, kita akan menarik kesimpulan beberapa dasar tapi penting dan konsekuen.
Kita mulai dengan pembuktian elemen 0 dan1, yang ada pada pernyataan (A3) dan (A4) merupakan rumuan yang unik.



2.1.1 Teorema


(a)   Jika z, aÎR sehingga z + a = a, maka z = 0.
(b)   Jika a dan b ¹ 0 Î R sehingga u.b = b, maka u = 1.
Bukti:
(a)   z + a = a maka z = 0, " z, a Î R
Misal z + a = a
Karena  aÎR, menurut (A4) $ -aÎR '
sehingga,
 z + (a) + (-a) = a + (-a)
Û z + (a + (-a)) = 0 …………. (A2 dan A4)
Û             z + 0 = 0 …………. (A4)
Û                  z  = 0 …………. (A3)
(b)   u, bÎR, b ¹ 0
Karena b ¹ 0 menurut (M4) $ ÎR, sehingga

2.1.2 Teorema


(a)   jika a, bÎR, a + b = 0 maka b = -a
(b)   jika a ¹ 0 dan bÎR,
bukti :
(a)   jika a + b = 0, kemudian ditambah –a diantara kedua sisinya, maka :
(-a) + (a + b) = (-a) = 0
Jika kita gunakan (A2), (A4), dan (A3) pada sisi sebelah kiri akan menghasilkan :
 (-a) + (a + b) = ((-a) + a) + b = 0 + b = b
Jika kita gunakan (A3), pada sisi sebelah kanan akan diperoleh :
(-a) + 0 = -a
Jadi dapat dismpulkan bahwa
b = - a

(b)     
Jika kita lihat dari sifat-sifat sebelumnya pada symbol-simbol persamaan. (A4) dan (M4) memungkinkan kita untuk menyelesaikan persamaan a + x = 0 dan a . x = 1 ( ) untuk x dan teorema 2.1.3 mengimplikasikanpenyelesaian yang unik.

2.1.3 Teorema

Misalkan
(a)     adalah solusi untuk
(b)   Jika , persamaan  mempunyai solusi unik  

Bukti :  Gunakan sifat (A2), (A4), dan (A3), mendapatkan :
                                a + ((-a) + b) = (a + (-a) ) + b = 0 + b
yang mengimplikasikan bahwa   adalah solusi dari . Untuk memperlihatkan bahwa hanya satu solusi, bahwa  adalah satu solusi  dan jika ditambah –a dikedua sisi, diperoleh :
Jika digunakan (A2), (A4), dan(A3), maka sisi sebelah kiri menghasilkan :

Terbukti   


2.1.4 Teorema


Jika aÎR maka berlaku:
Bukti:



2.1.5 Teorema

Misalkan a, b, c Î R
Bukti :
(a)                Misalkan , maka 1/a nyata (ada). Jika 1/a = 0, kemudian , bertentangan dengan (M3). Jadi  dan karena
Teorema 2.1.3 (b) menyatakan bahwa .
   
(b)               Jika kita kalikan kedua sisi persamaan  dengan  dan mempergunakan sifat-sifat gabungan (M2), kita dapatkan
Jadi   yang mana sama dengan b = c

(c)                Itu cukup untuk mengira (menganggap)  dan menarik kesimpulan bahwa b = 0 (kenapa???) karena a . b = 0 = a. 0. Pergunakan bagian (b) untuk persamaan a . b = a . 0 untuk menyimpulkan bahwa b = 0 jika

Teorema - teorema diatas mewakili sebuah contoh yang kecil, tapi penting dari sifat-sifat aljabar dari bilangan riil. Banyak konsekuensi tambahan sifat-sifat bidang bilngan riil yang bisa disimpulkan dan beberapa tambahan diberikan dalam latihan.
Operasi pengurangan ditegaskan oleh a – b = a + (-b) untuk a,b dalam bilangan riil, .
Berikutnya kita akan menggunakan angka-angka biasa ini untuk pengurangan dan pembagian dan dengan bebas menggunakan sifat-sifat yang sudah lazim untuk operasi-operasi ini tanpa penjelasan lebih lanjut. Dengan cara yang sama, mulai sekarang secara umum kita akan memasukkan penggunaan titik untuk menunjukkan perkalian dan menulis ab untuk a . b. seperti kita akan menulis  untuk
.
Lebih lazimnya untuk , kita menetapkan
Kita setuju untuk memakai persetujuan bahwa  kita meninggalkan ini sebagai latihan untuk pembaca untuk membuktikan (dengan induksi) bahwa jika , maka
 
Untuk setiap m,, jika , kita akan menggunakan angka-angka , kita akan menulis , ketika hal ini sesuai untuk dilakukan seperti itu.

BILANGAN RASIONAL DAN IRRASIONAL

Kita menganggap sekumpulan bilangan asli sebagai sub himpunan dari bilangan riil, dengan ditandai oleh bilangan asli  dengan n – kelipatan jumlah dari satuan unsur  , dengan cara yang sama, kita menentukan
 dengan unsur nol dari bilangan riil dan kita menentukan n-kelipatan jumlah dari-1 dengan bilangan bulat –n. maka dari itu, kita menganggap N dan Z sebagai sub kumpulan dari bilangan riil.
Unsur-unsur dari bilangan ril yang bisa dituliskan dalam bentuk b/a dimana
 dan , dinamakan bilangan rasional. Kumpulan dari semua bilangan-bilangan rasional dalam bilangan riil akan ditunjukkan dengan notasi Q. Jumlah dan hasil dari dua bilangan rasionaladalah bilangan rasional pula. Dan lebih jauh lagi, sifat-sifat bidang terdaftar pada awal bagian ini bisa ditunjukkan untuk menetapkan Q.
            Fakta bahwa ada unsur-unsur dalam bilangan riil yang tidak dalam Q adalah tidak dengan serta merta jelas kelihatan. Pada awal ke-6 B.C. masyarakat yunani kuno dari ahli Pythagoras menemukan bahwa diagonal dari empat persegi dengan satuan bidang yang tidak bisa diekspresikan sebagai rasio dari bilangan bulat. Dalam pandangan teorema pytagoras untuk segitiga yang benar, ini menyatakan bahwa empat persegi dari jumlah tidak rasional bisa sama 2. Penemuan ini mempunyai pengaruh yang besar pada perkembangan matematika Yunani. Satu konsekuensi bahwa unsur-unsur dari bilangan riil yang tidak ada di Q dikenal bilangan Irrasional.
            Kita tutup bagian ini dengan sebuah bukti dari fakta bahwa tidak ada bilangan rational nyata yang empat perseginya adalah 2. Dalam pembuktian ini kita gunakan angka-angka dari bilangan genap dan ganjil. Mengingat bahwa bilangan asli adalah genap jika dia mempunyai bentuk 2n untuk , dan dia adalah bilangan ganjil jika dia mempunyai bentuk 2n+1 untuk setiap . Setiap bilangan asli baik bilangan genap atau bilangan ganjil dan bukan bilangan asli adalah kedua bilangan genap dan bilangan ganjil.


2.1.7 Teorema
Tidak ada bilangan rasional nyata r seperti 
Bukti :
Misalkan, kontradiksi, bahwa p dan q adalah bilangan bulat seperti . Ini mungkin diasumsikan bahwa p dan q adalah positif dan tidak mempunyai factor-faktor bilangan bulat biasa selain 1. (kenapa??) karena , kita melihat bahwa  adalah bilangan genap. Ini menyatakan bahwa p juga bilangan genap (karena jika p=2n+1 adalah bilangan ganjil, maka kuadratnya  juga bilangan ganjil). Oleh karena itu, disebabkan p dan q tidak mempunyai 2 sebagaimana factor biasa, q harus menjadi bilangan asli ganjil.
Sebab itu kita telah sampai pada kontradiksi fakta bahwa tidak ada bilangan asli yang bisa menjadi bilangan genap dan ganjil.


Lomba Menulis dari FPKS DPR RI, Hadiah 80 Jt

Lomba Menulis dari FPKS DPR RI, Hadiah 80 Jt Informasi lomba yang akan dibagikan dalam website lomba selanjutnya, adalah Lomb...